Buku ini berkisah tentang petualangan dan cerita cinta seorang Anggun Nan Tongga dan kekasihnya Gondoriah. Anggun Nan Tongga berlayar meninggalkan kampung halamannya di Kampung Dalam Pariaman. Dia berniat mencari tiga orang pamannya yang sudah lama tidak kembali dari merantau. Sebelun berangkat, Gondoriah menginginkan Anggun Nan Tongga membawa pulang 120 buah benda dan hewan langka...
Si Umbuik Mudo berangkat ke ranah Simalanggang untuk belajar mengaji di Surau Tuanku Panjang Jangguik. Setelah dua tahun, Umbuik Mudo meneruskan belajar tafsir dan fiqih di surau Tuanku Imam Mudo..