Angku Kapalo Sitalang adalah seorang kepala kampung di Sitalang, di zaman kompeni dulu. Di awal masa jabatannya, ia berlaku baik, bertutur katanya halus, bersikap adil, mengayomi semua lapisan masyarakat...
Dalam cerpen "Robohnya Surau Kami", berdialoglah Tuhan dengan Haji Saleh, seorang warga negara Indonesia yang selama hidupnya hanya beribadah dan beribadah…"kenapa engkau biarkan dirimu melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedang harta bendamu kau biarkan orang lain yang mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling menipu, saling mem…
Angku Kapalo Sitalang adalah seorang kepala kampung di Sitalang, di zaman kompeni dulu. Di awal masa jabatannya, ia berlaku baik, bertutur katanya halus, bersikap adil, mengayomi semua lapisan masyarakat...
Dalam cerpen "Robohnya Surau Kami", berdialoglah Tuhan dengan Haji Saleh, seorang warga negara Indonesia yang selama hidupnya hanya beribadah dan beribadah…"kenapa engkau biarkan dirimu melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedang harta bendamu kau biarkan orang lain yang mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling menipu, saling mem…